LEBARAN DAN NASKAH BARU

Hi, semua.

Masih dalam suasana lebaran, saya mau mengucapkan selamat merayakan hari kemenangan, mohon maaf lahir batin untuk semua yang mampir di postingan ini. Semoga selalu diberi kesehatan ya...


Jadi gimana lebaran kali ini? Pada mudik nggak? Seru dong ya? Saya enggak bisa mudik karena beberapa alasan, hiks😢😢.  Tapi, walau nggak mudik, insyaallah aura lebarannya tetep nyampe ehehe.

Biar nggak galau-galau banget, saya manfaatin libur panjang ini untuk ngejalanin hobi: menyelesaikan naskah novel 😃😃. Sekarang saya lagi ngerjain satu naskah lama tapi baru. Judulnya "Cilok dan Ramen" (tentatif)

Cover ala-ala


Saya nulis naskah ini sebenernya udah sejak tahun 2020. Prosesnya cukup lama karena comeback dari hiatus nulis rasanya berat banget. Otak dan jari-jari kaku, ahaha. Draf 1 naskah ini sempat rampung, terus saya coba cek ombak, ngelempar ke salah satu platform menulis online. Sesuai perkiraan, naskah ini ditolak karena emang kualitasnya nggak oke. Setelah penolakan itu, naskah ini mengalami perombakan sana sini, editing berkali-kali, gonta-ganti judul, dan nggak pernah bener-bener selesai sampai sekarang. Saya juga sempat "selingkuh" ke naskah lain sehingga pengerjaan naskah ini jadi tertunda.


Lalu, pada suatu waktu platform Rakata membuka submission naskah premium. Bagi yang belum tahu, Rakata adalah platform menulis daring dan penjualan buku digital di bawah naungan Mizan Group. E-book yang ada disana nggak hanya terbitan Mizan loh, banyak penerbit lain juga. Dan pastinya, banyak diskon super duper gila yang bakal membuatmu tercengang, hahaha. Makanya, buruan download aplikasinya! *promosi tidak terselubung*. Buat yang mau kenalan bisa main ke instagramnya @rakatadotid. Saya juga tergabung dalam komunitasnya (Rakata Writers Club). Ntar kalau mereka buka open recruitment lagi, daftar aja! Komunitasnya super suportif, santai, dan full ngakak hahaha.

Balik ke submission Rakata premium, saya tertarik untuk memasukkan naskah ini ke sana. Syaratnya waktu itu cukup ngasih sinopsis dan sampel 3 bab awal. Walhasil, saya rombak lagi 3 bab awal naskah ini semenarik mungkin.  Tiga bab ini memang krusial buat menarik hati editor. Andai 3 bab ini jelek, ya wassalam deh. Setelah 3 bab ini dirasa udah maksimal, bismillah, naskah saya email ke redaksi.

Gayung bersambut, 2 bulanan kemudian saya dihubungi sama Mbak Asmira Fhea, orang dalam Rakata. Beliau ngabarin bahwa Cilok dan Ramen cukup menarik dan pengin kenalan lebih jauh dengan naskahnya. Alhamdulilaah... cihuy! Sekarang, saya lagi garap kelanjutan naskah ini. Harapannya sih, jangan sampai 3 bab yang udah menjanjikan, malah kempes di bab-bab selanjutnya (salah satu penyakit penulis nih 😂). Mumpung libur panjang, waktu rada luang ye kan! 

Oya, hampir lupa. Cilok dan Ramen ini tentang apa sih? Apakah buku tata boga? tentu tidak dong. Cilok dan Ramen bercerita tentang Gusti yang dilema memilih antara sahabatnya atau cinta pertamanya *ciaaa*. Cerita ini berlatarkan Tokyo, jadi bakal ada sakura-sakuranya gitu. Gaya bahasa tetap sama, ringan dan berunsur komedi. Jadi ntar bacanya nggak pake mikir, cocok buat teman ngemil kuaci sambil bayangin cinta masa lalu *hmmm*.


Kalau ada update lagi, bakal saya posting di blog tercinta ini. Doakan semoga prosesnya lancar ya!


Gimana dengan kalian? Ada naskah yang lagi dikerjain? Sukses selalu ya!





Post a Comment

2 Comments

  1. Mantaaabb kereen Abi 😁 Akhirnya Cilok dan Ramen menemukan rumahnya jugaa. Semangat buat beresinnya yaaa 😁😁

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin, ntar minta bantuan nge-reviu yak hahha

      Delete